Iklan

https://www.andalasnusantara.com/p/hotel-hermes-palace-banda-aceh.html

terkini

Iklan

Dr Ir Abdullah Puteh MSi bekerja sama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan)

Admin Andalas Nusantara
09 Agustus 2022, 10:20 AM WIB Last Updated 2022-08-09T03:34:26Z

 


ANDALAS NUSANTARA | BANDA ACEH 

Wakil Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dr Ir Abdullah Puteh MSi bekerja sama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Aceh Besar, Wilayah Koordinasi Polbangtan Medan itu berlangsung di Hotel Seventeen. Selasa (02/08/2022).


Diikuti seratus lebih peserta, acara tersebut dibuka oleh Wakil Komite II DPD RI, Abdullah Puteh. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, Jakfar SP mewakili Pj Bupati Aceh Besar, Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini MSi, serta para peserta dari unsur petani dan penyuluh wilayah Aceh Besar.


Jakfar dalam sambutannya mengapresiasi prakarsa Abdullah Puteh yang terus-menerus menyerap aspirasi rakyat Aceh untuk disampaikan ke pusat. Termasuk dengan terlaksananya kegiatan hari ini, yaitu Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Aceh Besar.


Jakfar memaparkan perkembangan pertanian di Aceh Besar serta berbagai permasalahan yang dihadapi kalangan petani dan peternak akhir-akhir ini. Mulia dari kelangkaan pupuk bersubsidi hingga merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi dan kerbau.


Untuk itu, Kadis Pertanian Aceh Besar meminta para peserta untuk serius dan fokus mengikuti bimtek dimaksud sehingga mendapatkan informasi dan pengetahuan yang mungkin belum diketahui selama ini.


Secar khusus, ia mengharapkan penyuluh dan petani agar terus menggali informasi dan memanfaatkan teknologi yang bisa meningkatkan hasil panen.


"Perlu ilmu dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas padi yang baik. Kita harus bisa memanfaatkan teknologi dan temuan-temuan yang bisa meningkatkan hasil panen. Ini harus dimanfaatkan oleh petani di Aceh Besar," pintanya.


Sementara itu, Dr Abdullah Puteh menekankan pentingnya bimbingan teknis peningkatan kapasitas petani dan penyuluh. Meski diakuinya kegiatan seperti telah banyak dilaksanakan, tapi yang perlu dipikirkan, setelah bimbingan teknis peningkatan kapasitas apa yang mesti dilakukan.


"Informasi yang didapat dan ilmu pemanfaatan teknologi yang diperoleh harus bisa diterapkan. Pemerintah daerah juga harus terlibat aktif dalam melakukan bimbingan," kata Abdullah Puteh.


Anggota DPD RI asal Aceh ini juga menginformasikan bahwa di Kementerian Pertanian tersedia Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR Pertanian) yang sangat besar dan diperuntukkan bagi kelompok-kelompok tani di seluruh Indonesia.


Pemerintah mengeluarkan KUR Pertanian untuk memberikan pinjaman kepada para petani. Sampai akhir tahun 2021 sudah sebesar Rp56,3 triliun KUR Pertanian yang telah direalisasikan pemerintah pusat. 


"KUR Pertanian merupakan upaya pemerintah pusat memajukan sektor pertanian di tanah air. Ini harus dimanfaatkan oleh petani Aceh," imbuh Abdullah Puteh.


Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh ini menghadirkan dua pemateri. Pemateri pertama, Afilia Ulfa SP dari Dinas Pertanian Aceh Besar yang mengupas topik masalah "Pupuk Bersubsidi". Pemateri kedua Uzir SPt, MSi yang juga dari Dinas Pertanian Aceh Besar dengan tema pembahasan "Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)", penyakit yang sedang menyerang hewan ternak akhir-akhir ini.[*]


Sumber Serambi Indonesia 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dr Ir Abdullah Puteh MSi bekerja sama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan)

Terkini