ANDALAS NUSANTARA | BANDA ACEH
Perjalanan panjang dunia akademik yang dilalui dengan penuh kesabaran, ketekunan, dan dedikasi mencapai puncaknya pada Rabu (18/2/2026) melalui sidang terbuka Ujian Promosi Doktor yang berlangsung khidmat di Ruang Diklat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh, Provinsi Aceh.
Momen akademik ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya pada pemanfaatan teknologi modern untuk peningkatan kinerja institusi kepolisian.
Pada sidang terbuka tersebut, Akmal, S.E., M.M. selaku promovendus mempresentasikan disertasi berjudul *“Pengaruh Penggunaan Teknologi Virtual Reality (VR) terhadap Kinerja Satuan Brimob Polda Aceh dengan Kinerja Personil sebagai Variabel Moderasi”* di hadapan dewan penguji. Penelitian ini menyoroti bagaimana teknologi Virtual Reality (VR) dapat menjadi inovasi strategis dalam mendukung pelatihan, kesiapsiagaan, serta peningkatan kinerja personel di lingkungan Satbrimob Polda Aceh.
Sidang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU, yang bertindak sebagai Ketua Sidang sekaligus Penguji. Kehadiran pimpinan universitas tersebut menegaskan pentingnya riset ini dalam menjawab kebutuhan pengembangan sumber daya manusia di era transformasi digital.
Turut hadir dalam jajaran dewan penguji:
Prof. Dr. Faisal, S.E., M.Si., MA — Sekretaris Sidang/Penguji
Prof. Dr. Jasman J., S.E., MBA — Promotor/Penguji
Prof. Dr. Muhammad Adam, S.E., M.B.A., CMA — Co-Promotor/Penguji
Prof. Dr. Mukhlis, S.E., M.S. — Co-Promotor/Penguji
Prof. Dr. Said Musnadi, S.E., M.Si., CIPA — Penguji Bidang Konsentrasi
Prof. Dr. Mahdani, S.E., M.M. — Penguji Bidang Konsentrasi
Prof. Dr. Dra. Noermijati, M.T.M. — Penguji Luar Institusi dari Universitas Brawijaya.
Selama proses sidang, Akmal, S.E., M.M. memaparkan secara komprehensif hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi Virtual Reality memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pelatihan operasional, memperkuat kesiapsiagaan, serta mendukung efektivitas kinerja personel di lapangan. Teknologi ini dinilai mampu menghadirkan simulasi situasi nyata secara aman, efisien, dan terukur, sehingga memberikan dampak positif terhadap profesionalisme dan kesiapan satuan.
Suasana sidang berlangsung dinamis melalui sesi tanya jawab yang konstruktif antara promovendus dan para penguji. Diskusi akademik yang berlangsung menunjukkan tingginya kualitas penelitian sekaligus relevansi topik dengan kebutuhan institusi kepolisian di era digital.
Berdasarkan hasil sidang dan keputusan dewan penguji, promovendus Akmal, dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar doktor dengan nama Dr. Akmal, S.E., M.M.
Ujian Promosi Doktor tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi prestasi akademik semata, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi tempat pengabdian di Satbrimob Polda Aceh.
Lebih jauh, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara di tengah pesatnya perkembangan teknologi. [ak]



