ANDALAS NUSANTARA | BANDA ACEH
Manajemen Muraya Hotel Aceh resmi mengumumkan bahwa hotel tersebut tidak lagi berada di bawah jaringan internasional Kyriad Hotel yang bernaung di bawah Louvre Hotels Group asal Prancis. Kini, hotel yang berlokasi di Banda Aceh itu beroperasi secara mandiri dengan manajemen lokal.
Pengumuman tersebut disampaikan General Manager Muraya Hotel Aceh, Bambang Pramusinto, dalam momentum buka puasa bersama media dan travel agent pada 13 Ramadan 1447 H atau 3 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Bambang menyatakan bahwa sejak 1 Januari 2026 pihaknya resmi mengelola hotel secara independen setelah delapan tahun bekerja sama dengan jaringan asal Prancis tersebut.
“Per 1 Januari 2026 hotel ini sudah kita kelola sendiri setelah delapan tahun bekerja dengan susah payah di bawah bendera Prancis (Kyriad) dengan setoran mencapai Rp150 juta per bulan. Sekarang semuanya kita kelola sendiri dengan sumber daya lokal menggunakan nama Muraya Hotel Aceh tanpa Kyriad,” ujar Bambang.
Hotel yang diresmikan pada 2017 itu sebelumnya beroperasi dengan nama Kyriad Muraya Hotel Aceh. Namun, manajemen memutuskan untuk melakukan rebranding menjadi Muraya Hotel Aceh.
Menurut Bambang, keberhasilan untuk keluar dari jaringan internasional dan berdiri secara mandiri tidak lepas dari dukungan masyarakat, media, dan para pelaku industri perjalanan.
“Saat ini di Kota Banda Aceh, Muraya Hotel Aceh dan Alhamra berada di bawah satu manajemen. Kami berharap teman-teman media tetap memberikan dukungan meskipun sudah tidak lagi menggunakan embel-embel Kyriad,” katanya.
Berdasarkan penelusuran, keputusan rebranding tersebut juga dipengaruhi oleh penurunan tingkat hunian (okupansi) yang mencapai 30 persen pada periode Januari hingga Juni 2025. Manajemen berharap kegiatan-kegiatan pemerintah kembali digelar untuk mendongkrak tingkat kunjungan dan okupansi hotel.
Meski kini beroperasi secara independen, Muraya Hotel Aceh menegaskan komitmennya untuk tetap memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak di tingkat lokal guna meningkatkan daya saing dan pelayanan di industri perhotelan Aceh. []


